PLEASE, MENDONORLAH UNTUK BENCANA DI PADANG

Forget about our plan on Hari Sumpah pemuda 28 oktober 2009, tidak ada waktu untuk menjelaskan tentang rencana ini lagi. Pokoknya mendonor saja.

Hari ini saya dan orang2 disekitar tempat saya tinggal akhirnya tergerak untuk mendonor, memang saya tidak sempat menjelaskan lagi soal tanda tangan diatas kain putih dsb, karena menurut saya ini sudah tidak penting lagi... saya malah khawatir mereka berfikir saya ingin "menunggangi" aksi donor darah ini untuk satu tujuan atau ambisi pribadi.

Jadi saya tidak menjelaskan apa2, hanya ngomporin supaya... MENDONORLAH, tidak usah pikirin bagaimana darah kita nyampe ke padang, atau ke korban yang membutuhkan... pokoknya MENDONORLAH... datangi UTD/PMI setempat, lalu donorkan darah anda...

KAlo berkenan untuk sedikit lebih repot... ORGANISASIKAN untuk mendonor rame2, supaya makin banyak yang terkumpul, makin banyak nyawa yang bisa kita bantu.

Mari Peduli, mari berbagi.

Salam Hangat,

Moderator BFL Indonesia

2009/10/4 Silly <sillystupidlife@gmail.com>
Dear All,

Teman-teman, tadi pagi, lagi-lagi hati saya rasanya terketuk untuk menuliskan ini.

Kita semua pasti sangat shock dan prihatin dengan bencana yang secara bertubi-tubi baru saja menimpa negara kita.

Saya tidak tahu, apakah ini teguran dari Tuhan atau bukan, yang jelas, fenomena alam yang terjadi dibanyak tempat di negara kita tercinta ini membuat batin kita tersentuh, dada kita terasa sesak oleh rasa pedih yang mendalam, membayangkan kita yang mengalami bencana ini.

Mari posisikan diri kita menjadi mereka... kehilangan anggota keluarga yang kita cintai, mengais puing-puing reruntuhan bangunan, hanya supaya kita bisa menemukan serpihan tubuh saudara/ayah/ibu/keluarga kita tercinta... meski itu hanya sekedar potongan tangan atau kakinya, supaya kita bisa menguburkannya dengan layak dan memberikan penghormatan terakhir bagi mereka, dan menghantarkan mereka keperistirahatannya yang terakhir dengan iringan doa-doa.

Belum lagi kering air mata kita mengais puing2, hati dan pikiran kita harus terpecah dengan keluarga yang masih dirawat di RS akibat luka berat yang diderita karena keruntuhan puing bangunan. Mereka yang terluka dan menderita sekarang ada ratusan korban... RATUSAN!! dan banyak dari mereka yang sekarang menanti saat untuk dapat giliran dioperasi.

Kendalanya, terlalu banyak korban yang harus ditangani, tidak sebanding dengan RS yang ada, tenaga medis yang ada, dan tentu saja darah untuk operasi, juga tidak ada.

Oleh karena itu, tidak usah berpanjang2 lagi saya menulis, rasanya tanpa ini pun anda semua sepakat dengan saya, bahwa kondisi mereka sudah sangat memilukan hati, dan mereka butuh uluran tangan kita.

Apa yang kita bisa lakukan, silahkan lakukan. Saya yakin sekali teman2 semua sudah berbuat banyak untuk sahabat2 kita di padang... Tulisan ini hanya sekedar kembali mengingatkan untuk sedikit berbuat sesuatu (lagi) untuk saudara2 kita disana. 

Untuk menjadi tenaga medis, mungkin kita tidak bisa, jadi team SAR, juga mungkin kita tidak akan mampu. Tapi ada yg bisa kita lakukan. MENDONORLAH... karena darah kita sangat berarti buat semua korban gempa (tidak hanya yang di padang, tapi diseluruh indonesia), yang saat ini sedang menanti giliran untuk bisa dioperasi.

Ada yang patah kaki, patah tangan, retak tengkorak kepala, tulang rusuk patah, bahkan ada yang sampai menusuk ke paru-parunya. Darah kita, pasti bisa menolong meski hanya sekantong darah.

Soal distribusi, jangan takut, karena PMI sudah punya sistem delivery yang baik (sekalilagi saya tidak bekerja untuk PMI, saya menulis ini, menggugah teman-teman untuk mendonor, karena saya peduli, dan saya yakin sama andapun sama pedulinya dengan saya).

So, Buat kita yang jauh, selain mendonor, jika punya sedikit rejeki lebih, SUMBANGKANLAH dana anda pada instansi2 yang resmi. BFL bukannya tidak mau membantu mengorganisir sumbangan dana anda, tapi mengingat BFL bukanlah organisasi, dan tidak ada rekening atas nama organisasi BFL, maka akan lebih baik jika sumbangan anda disalurkan pada instansi2 resmi, supaya penyalurannya lebih terorganisir. 

Akhir kata, mari jadikan bencana ini, sebagai teguran dari Tuhan untuk lebih mendekatkan diri pada-NYA, sekaligus KESEMPATAN untuk saling menolong, dan menjadikan hidup kita ini, berarti buat orang lain...

BECAUSE BEING WORTH IT FOR OTHERS is.... PRICELESS !!!

Salam Prihatin, dan salam peduli,

Silly, On behalf of BFL Indonesia

PLEASE, MENDONORLAH UNTUK BENCANA DI PADANG

Dear All,

Teman-teman, tadi pagi, lagi-lagi hati saya rasanya terketuk untuk menuliskan ini.

Kita semua pasti sangat shock dan prihatin dengan bencana yang secara bertubi-tubi baru saja menimpa negara kita.

Saya tidak tahu, apakah ini teguran dari Tuhan atau bukan, yang jelas, fenomena alam yang terjadi dibanyak tempat di negara kita tercinta ini membuat batin kita tersentuh, dada kita terasa sesak oleh rasa pedih yang mendalam, membayangkan kita yang mengalami bencana ini.

Mari posisikan diri kita menjadi mereka... kehilangan anggota keluarga yang kita cintai, mengais puing-puing reruntuhan bangunan, hanya supaya kita bisa menemukan serpihan tubuh saudara/ayah/ibu/keluarga kita tercinta... meski itu hanya sekedar potongan tangan atau kakinya, supaya kita bisa menguburkannya dengan layak dan memberikan penghormatan terakhir bagi mereka, dan menghantarkan mereka keperistirahatannya yang terakhir dengan iringan doa-doa.

Belum lagi kering air mata kita mengais puing2, hati dan pikiran kita harus terpecah dengan keluarga yang masih dirawat di RS akibat luka berat yang diderita karena keruntuhan puing bangunan. Mereka yang terluka dan menderita sekarang ada ratusan korban... RATUSAN!! dan banyak dari mereka yang sekarang menanti saat untuk dapat giliran dioperasi.

Kendalanya, terlalu banyak korban yang harus ditangani, tidak sebanding dengan RS yang ada, tenaga medis yang ada, dan tentu saja darah untuk operasi, juga tidak ada.

Oleh karena itu, tidak usah berpanjang2 lagi saya menulis, rasanya tanpa ini pun anda semua sepakat dengan saya, bahwa kondisi mereka sudah sangat memilukan hati, dan mereka butuh uluran tangan kita.

Apa yang kita bisa lakukan, silahkan lakukan. Saya yakin sekali teman2 semua sudah berbuat banyak untuk sahabat2 kita di padang... Tulisan ini hanya sekedar kembali mengingatkan untuk sedikit berbuat sesuatu (lagi) untuk saudara2 kita disana. 

Untuk menjadi tenaga medis, mungkin kita tidak bisa, jadi team SAR, juga mungkin kita tidak akan mampu. Tapi ada yg bisa kita lakukan. MENDONORLAH... karena darah kita sangat berarti buat semua korban gempa (tidak hanya yang di padang, tapi diseluruh indonesia), yang saat ini sedang menanti giliran untuk bisa dioperasi.

Ada yang patah kaki, patah tangan, retak tengkorak kepala, tulang rusuk patah, bahkan ada yang sampai menusuk ke paru-parunya. Darah kita, pasti bisa menolong meski hanya sekantong darah.

Soal distribusi, jangan takut, karena PMI sudah punya sistem delivery yang baik (sekalilagi saya tidak bekerja untuk PMI, saya menulis ini, menggugah teman-teman untuk mendonor, karena saya peduli, dan saya yakin sama andapun sama pedulinya dengan saya).

So, Buat kita yang jauh, selain mendonor, jika punya sedikit rejeki lebih, SUMBANGKANLAH dana anda pada instansi2 yang resmi. BFL bukannya tidak mau membantu mengorganisir sumbangan dana anda, tapi mengingat BFL bukanlah organisasi, dan tidak ada rekening atas nama organisasi BFL, maka akan lebih baik jika sumbangan anda disalurkan pada instansi2 resmi, supaya penyalurannya lebih terorganisir. 

Akhir kata, mari jadikan bencana ini, sebagai teguran dari Tuhan untuk lebih mendekatkan diri pada-NYA, sekaligus KESEMPATAN untuk saling menolong, dan menjadikan hidup kita ini, berarti buat orang lain...

BECAUSE BEING WORTH IT FOR OTHERS is.... PRICELESS !!!

Salam Prihatin, dan salam peduli,

Silly, On behalf of BFL Indonesia

Just for laugh :))

Question : "What would you like to have .. Fruit juice, Soda, Tea, Chocolate, Milo, or Coffee?"
Answer: "tea please"

Question : "Ceylon tea, Herbal tea, Bush tea, Honey bush tea, Ice tea or green tea?"
Answer : "Ceylon tea"

Question : "How would you like it ? Black or white?"
Answer: "white"

Question: "Milk, Whitener, or Condensed milk?"
Answer: "With milk"

Question: "Goat milk, Camel milk or cow milk"
Answer: "With cow milk please."

Question: " Milk from Freeze land cow or Afrikaner cow?"
Answer: " Um, I'll take it black. "

Question: " Would you like it with sweetener, sugar or honey?"
Answer: "With sugar"

Question: " Beet sugar or cane sugar?"
Answer: "Cane sugar"

Question:" White, brown or yellow sugar ?"
Answer: "Forget about tea just give me a glass of water instead."

Question: "Mineral water or still water?"
Answer: "Mineral water"

Question: "Flavored or non-flavored?"
Answer: "I'll rather die of thirst"

Living a No Excuse Life

We all have things we feel could be a disadvantage, things that make it harder on us. It may not be something physical, it may be the way we were raised, a disappointment we went through, a setback.

But just because you have a "disadvantage", just because you've been through a tough time, doesn't mean you're supposed to sit back and settle where you are. God still has something great for you to do.

You may not look like everyone else and be able to do what others can do, but if you will stay in faith and not get negative toward yourself and toward your future, then what you think is a liability, God will turn around to be an asset.

What you think is a disadvantage, God will turn around to be an advantage. Too many people are waiting for God to remove everything and make them perfect before they pursue their dreams and go after their destiny.

No, you need to go after your destiny right now and make the decision to live a no-excuse life. Honor God with what you have. God knew all the issues we would have to face, our struggles, our weaknesses, our inadequacies.

We are no surprise to God. And many times what you think is a handicap is the very thing God will use to get you into your divine destiny. He'll take every stumbling block and turn it into a stepping stone!

taken from here

--
THE BEAUTY OF LIFE doesn't depend on HOW HAPPY I AM…
but on HOW HAPPY OTHERS CAN BE, because of ME..

Thank You Lord for the Little Things

Thank you for the little things
That fill my heart with hope.
For thinking of these little things
Sure seems to change the scope...

Budding flowers, seedling trees,
A warm afternoon and a cool summer breeze;
The lady bug, the butterfly
Big puffy clouds in a baby blue sky;

The clover patch, the honey bee,
A Sunday brunch or afternoon tea;
The sparkle of a midnight star,
And wishing on it from afar;

The calming effect of an evening rain,
As it taps against the window pane.
For all these things I can't complain!

So, when my life seems rough to me
I think of all your kindness brings,
And I find my sprits lifted up,
For you truly give my soul it's wings.
Yes ... Thank you Lord For The Little Things.

--
THE BEAUTY OF LIFE doesn't depend on HOW HAPPY I AM…
but on HOW HAPPY OTHERS CAN BE, because of ME..

Lord, help me

Help me, Lord, that I should know
The way you would have me to go.

Lead me on life's stormy sea
Through all the trials that be.

Give me strength that I may not fail
When I am weak and my ship has no sail.

Guide me through the stormy blast.
Give me courage while life shall last.

Lord, my life belongs to thee.
Give me faith to stand for thee.

Lead me when trails are rough and steep
And through waters that are turbid and deep.

Lord, always stay near my side
When trouble comes be thou my guide.

Lord, I know your ways are true
In things you speak and deeds you do.

Keep me, Lord, while life does last.
Let my feet not stray from your path.

Give me a light to lead me home
That in this world of darkness I may cease to roam.

Thank you, Lord, for the guidance given
And the narrow road that leads to Heaven.

--
THE BEAUTY OF LIFE doesn't depend on HOW HAPPY I AM…
but on HOW HAPPY OTHERS CAN BE, because of ME..

Dewi Lestari - Malaikat Juga Tahu


Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu, bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata

Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski sering kali kau malah asyik sendiri

Kar'na tak kau lihat,
Terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu takkan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan
Untukku, yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji

Kupercaya diri, cintaku lah yang sejati

Namun tak kau lihat,
Terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan

Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta. Terus kutemani.
Dan kau s'lalu bercanda, andai wajahku diganti.
Melarang ku pergi. Kar'na tak sanggup sendiri

Karena tak kau lihat
Terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa aku kan jadi juaranya

Karena tak kau lihat
Terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa aku kan jadi juaranya


SAHABAT...

Apakah anda tahu

hubungan antara 2 biji mata anda?

 Mereka berkedip bersama,

bergerak bersama,

menangis bersama,

melihat bersama dan

tidur bersama...

meskipun mereka tidak pernah

melihat antara satu sama lain...

Persahabatan seharusnya seperti itu...

kehidupan bagai neraka

tanpa   

Sahabat

THE BEAUTY OF LIFE doesn't depend on HOW HAPPY I AM…
but on HOW HAPPY OTHERS CAN BE, because of ME..